Jumat, 29 April 2016

Tips Menyajikan Kopi Tubruk

Tips Menyajikan Kopi Tubruk - Budaya minum kopi menurut catatan sejarah sudah ada sejak abad pertengahan, jenis minuman yang awalnya hanya di nikmati oleh para pengembala kambing di pandang rumput berubah menjadi minuman elit kelas dunia, dan seperti yang kita saksikan sekarang kedai - kedai kopi kelas internasional banyak bertebaran di seantero jagad alam.

Nikmati sore hari dengan secangkir Kopi Tubruk


Seperti yang kita ketahui kopi adalah salah satu jenis minuman yang sangat di gemari, berasal dari biji kopi dan setelah melewati serangkaian proses, maka secangkir kopi terseduh untuk di nikmati di sore hari atau di waktu-waktu yang pas, secara umum hampir di semua rumah pasti tersedia kopi posisinya sama dengan Teh yang selalu tersedia di tempat-tempat penyimpanan bahan makanan dalam sebuah rumah tangga, saya yakin bunda-bunda sekalian ada menyimpan bubuk kopi yang kapan-kapan dapat di seduh atau di buat untuk di sajikan ke tam atau ke siapa saja yang menggemari kopi di dalam rumah, istri tercinta saya sendiri menyimpan beberapa bungkus  kopi baik itu yang kopi instan mapun kopi bubuk hitam, soalnya saya termasuk penikmat kopi tulen.

Menyajikan kopi tidak sembarang, butuh tips dan cara yang bisa tergolong unik, agar cita rasa kopi itu tidak hilang, karena tanpa perlakuan khusus saya yakin rasa kopi akan aneh, apalagi jika kopi yang mau di sajikan adalah kopi tubruk, di Indonesia jenis minuman kopi yang khas adlalah jenis kopi tubruk, tersaji mulai dari rumah tangga hingga warung tegal, gaya penyajiannya pun beragam, ada yang cuma sekedar di seduh dengan air panas sampai dengan cara penyajian yang menggunakan perlakuan khusus seperti menggunakan  alat yang cukup canggih.

Tips kita kali ini adalah bagaimana menyajikan kopi tubruk ini dengan cara yang unik ala istri saya, karena selama saya malang melintang di dunia perkopian dengan mangkal di berbagai  warung kopi di seantero kota bulukumba, semua itu tidak pernah memberikan kepuasan kepada saya akan rasa kopi yang nikmat, hanya saat kopi itu di buat oleh istri saya tercinta rasa kopi itu seperti menikmati minuman syurga (terlalu di dramatisir hehehehe).

Sebelum kita memulai cara menyajikan kopi tubruk ini terlebih dahulu kita menyiapkan bahan - bahan yang di butuhkan, jenis bubuk kopi yang di butuhkan terserah selera kita yang penting itu adalah kopi.

Bahan - bahan :

1. Pilih kopi yang memang sesuai dengan selera, jangan coba - coba memilih kopi yang tidak cocok untuk anda, biasa ada yang suka sama bubuk kopi dari jenis arabica atau ada juga yang cuma menyukai dari jenis white kopi dan berbagai jenis kopi lainnya, saya sendiri menyukai kopi jenis robusta, salah satu variant kopi yang banyak di budidayakan di Indonesia karena cocok dengan tanah dan iklim negara kita ini.

Memilih bubuk kopi juga terdapat 2 pilihan, mau pilih yang sudah berbentuk bubuk yang banyak di perjualbelikan atau memilih yang masih berbentuk biji yang mana kita akan mengolahnya dulu sebelum dia berbentuk kopi bubuk nantinya, tentu saja hal ini memakan proses, akan tetapi di sini selera saya adalah memilih kopi yang masih berbentuk biji untuk saya olah sendiri dengan cara saya yang khas juga.

2. Gula pasir secukupnya, saya menyarankan untuk memilih gula yang berwarna putih bersih, jangan memilih gula yang masih berwarna coklat, gula yang berwarna putih bersih selain lebih bersih juga memberikan rasa manis yang baik walaupun penggunaannya sedikit. karena kata sebagian orang gula yang masih berwarna coklat atau agak coklat adalah gula yang belum 100% jadi, jadi dari segi kesehatan, cukup berbahaya untuk di konsumsi.

Cara Buat :

- Masak air bersih sampai mendidih, sembari menunggu air hingga mendidik siapkan gelas kaca yang suah di isi dengan gula pasir secukupnya, boleh berkreasi dengan dengan di tambah krim susu atau sejenisnya.

- Jika air sudah mendidih masukan bubuk kopi pilihan anda ke dalam panci yang berisi air mendidih tadi, sesuaikan takarannya antara jumlah air dengan jumlah kopinya, jangan airnya 1 liter lalu kopinya cuma satu sendok teh, seimbangkan takarannya.

- Masak air tadi bersama kopi bubuknya hingga tercium aroma khas kopi, jangan di simpan lebih lama lagi takutnya rasa kopinya bakal menguap, jadi begitu tercium rasa kopinya segera untuk di angkat lalu diamkan sejenak agar ampasnya bisa mengendap lalu tuang ke dalam gelas yang sudah di siapkan tadi.

Tambahan : Silahkan menambah dengan bahan lainnya seperti crem susu, tergantung selera anda, seperti yang saya yang menambahkan krim susu coklat, biar rasa makin mantab

Pembaca sekalian punya cara yang khas masing - masing, boleh sharing di sini

Sekian dan selamat mencoba
Artikel Lain Yang Berkaitan :

2 komentar:

  1. Saya penasaran sama kopi tubruk rasanya seperti apa ya kang ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. cara penyajian kopi dan bahan kopinya biasa mempengaruhi rasa, biasa di beberapa kedai kopi punya cara yang unik buat nyajikan kopi nikmat

      Hapus

 

Design By Bamz | Modified By Zulham Efendi | Privacy Policy|Disclaimer|Contact|About